Senin, 31 Maret 2014

Indonesia Negara Maritim Terbesar di Dunia

Indonesia Negara Maritim Terbesar di Dunia
Indonesia Negara Maritim Terbesar di Dunia
Indonesia Negara Maritim Terbesar di Dunia - Indonesia terkenal dengan sebutan negara maritim yang mana daerah teritorial lautnya lebih luas dibanding daratnya dengan arti lain negara yang menyandang predikat Negara Kepulauan. ada apa gerangan Indonesia dikenal sebagai negara maritim hal ini dikarenakan Negara Indonesia meliputi Negara Kepulauan (2/3 Wilayah Indonesia Kepulauan dan 1/3-nya daerah daratan).


Resiko menyandang predikat sebagai negara maritim adalah Indonesia Wajib mengembangkan aktifitas pelayarannya, hal ini adalah salah satu penunjang perekonomian Indonesia, dan juga ditinjau oleh letak yang strategis, Negara Indonesia yang berada di daerah persilangan dunia yang demikian mewujudkan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam mengembangkan laut.

Dalam mengolah serta membangun sumberdaya maritim ini diperlukan adanya kearifan lokal. kata kearifan berasal dari kata arif yang berarti bijaksana, cerdik, pandai, berilmu, mengerti serta faham.  Kosa kata yang satu ini juga bisa bermakna kecendikiaan, dan kebijaksanaan. atas pengertian ini, kearifan lokal di maknai sebagai kebijaksanaan atau pengetahuan yang melahirkan perilaku hasil adaptasi mereka terhadap lingkungan, yang implikasinya adalah kelestarian dan kelangsungan lingkungan untuk jangka panjang.

kearifan lokal juga mengandung kebudayaan lokal, hal ini menyebabkan pembangunan pada daerah-daerah tidak boleh menghilangkan unsur budaya dari daerah itu. sudah seharusnya pembangunan suatu daerah harus melihat kondisi sosial-budayanya, sehingga dapat mengolah sumber daya yang baik tanpa merugikan penduduk yang pada akhirnya akan memajukan perekonomian daerah dan nasional.

seperti yang sudah dijelaskan Indonesia negara maritim (Negara Kepulauan).

Budaya Indonesia sebagai budaya kemaritiman, maka pembangunan yang dilaksanakan di indonesia haruslah berparadigma kemaritiman, dimana maritim menjadi pusat pembangunan bangsa. Hal ini dapat diwujudkan melalui pembangunan berkelanjutan kemaritiman yang dirancang oleh pemerintahan seperti; penangkapan ikan alami; pelestarian daerah pesisir, pengolahan energi alam di bawah laut menggunakan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), dan penangkaran/ pelestarian biota laut yang dianggap punah, dan membangun pariwisata bahari.

Namun pada kenyataannya banyak penelitian yang mengungkapkan perilaku penangkapan ikan pada zaman modern lebih senang menangkap ikan menggunakan peralatan yang dapat menyebabkan kerusakan pada kelestarian biota laut, seperti contohnya Bom yang digunakan oleh para nelayan memiliki efek destruktif pada kehidupan bawah laut, hal ini disebabkan bom tersebut mengandung zat kimia yang dapat melumpuhkan biota-biota laut.

Sumber Referensi:

  • Dr. Sulistyo Sidik P, Ir., M.Si. (Dekan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa)
  • H.Rohmat Sarman SE., Msi (Ketua P4S Bale Pare Pertanian Organik Karawang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar