![]() |
| Agroteknologi membahas Pertanian Organik |
Baiklah masih berkaitan tentang keagroteknologian yang mana disini saya Nolly Hummam Wijaya akan sedikit mungulas tentang pertanian organik.
Sejarah
Pertanian Indonesia
Ketika
berbicara pertanian organik konteksnya adalah system pertanian yang
dilakukan beribu ribu tahun lalu yang dilakukan secara alami sehingga
tanah di Indonesia disebut tanah yang paling subur.
Akan tetapi
seiring berjalannya waktu tepatnya setelah adanya revolusi hijau,
pertanian Indonesia mulai berubah petani mulai bergantung pada pupuk
anorganik dan pestisida yang berdampak negative pada lingkungan dan
manusia itu sendiri. Oleh sebab itu gerakan pertanian organic muncul
sebagai gerakan oposisi terhadap teknologi revolusi hijau.
Kandungan
Bahan organik dalam tanah
Salah
satu dampak Revolusi Hijau adalah menurunnya bahan organik dalam
tanah yang mengakibatkan tanah menjadi miskin. Kandungan bahan bahan
organik di Indonesia saat ini < 2 % padahal tanah yang sehat
idelanya memiliki kandungan bahan organik tinggi sebesar 5 % dan
seharusnya permintaan pupuk organik menjadi banyak akan tetapi pada
realitanya petani sudah bergantung pada pupuk anorganik dan pestisida
kimia karena petani sekarang ini lebih suka yang instant daripada
kepentingan jangka panjang panjang. Memang respon pupuk organik
lambat karena kandungan unsur haranya sedikit, berbeda dengan pupuk
anorganik yang memiliki respon yang cepat terhadap pertumbuhan dan
hasil tanaman. Pemakaian pupuk anorganik secara terus menerus dapat
berdampak pada lingkungan seperti mudah terjadinya erosi, menurunnya
permeabilitas tanah, menurunnya populasi mikroba dll. Upaya dalam
peningkatan bahan organic tanah adalah dengan pengaplikasian pupuk
organik. Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat yang terbuat dari
bahan-bahan alami yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik, kimia
dan biologi tanah.
Pupuk
Organik
Sebenarnya
saat ini banyak petani yang sudah mulai beralih pada pupuk organik
akan tetapi tidak bisa sepenuhnya menggunakan pupuk organik, yaitu
dengan mengkombinasikan dengan pupuk anorganik yang diharapkan dapat
mengefisiensi pupuk anorganik. Pupuk organik dapat di buat dari
kotoran hewan, sampah, jerami padi, dll. Saat ini sudah banyak
inovasi pupuk organik kandungan unsur haranya hampir menyamai
kandungan unsur hara pupuk anorganik yang diharapkan dapat
meningkatkan kesuburan tanah, dan menggeser popularitas pupuk
anorganik.
Kondisi
Pertanian Di Karawang
Karawang
merupakan lumbung pangan nasional karawang berkontribusi besar dalam
memenuhi kebutuhan beras nasional hampir 25% dari seluruh kebutuhan
nasional. Akan tetapi pola budidaya pertanian di karawang hampir
semua petaninya masih bergantung kepada pupuk anorganik, dan yang
paling menyedihkan sumber irigasinya berasal dari sungai yang
termasuk dalam salah satu sungai terkotor di dunia yang bisa di
bilang mustahil untuk murni organik. Dan juga petani di karawang
sudah bergantung pada pestisida kimia yang harganya sekarang sudah
sangat mahal bahkan penjual pestisida kimia banyak yang memberikan
hutang kepada petani yang dibayar setelah panen. Secara tidak
langsung hal tersebut membuat sebuah ikatan, hal tersebut merupakan
marketing penjualan pestisida kimia. Sehingga karawang sulit untuk
beralih ke organik.
saat ini kita membahas sekian dulu ingin tahu kelanjutan serta keagroteknologian tetap ikui perkembangan blog ini.......
sumber:
- Bale Pare Pertanian Organik
- Dinas Pertanian Karawang
- Akademisi UNSIKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar